22 Juli 2017

Training Bobo Mandiri

Posted by Basmah Thariq at 22.30.00
Asma': “Ummi, jangan tutup pintu kamar Asma' kalo Asma' bobo nah..”
Ummi: “Kenapa?
Asma’: “Nanti Asma' nangis.
Ummi: “Kenapa Asma' nangis?
Asma’: “Karena gak ada Ummi bobo dekat Asma'.”
Ummi: “Kan Asma' udah gede'. Bobonya sama 'Aisyah di kamar Asma'Aisyah.
Asma’: “Asma' mau sama Ummi juga.
Ummi: “Ummi cuma bisa temani Asma'Aisyah sampai bobo. Kan Asma'Aisyah dijaga Allah.
Asma’: “Asma' mau bobo sama Ummi juga..
Ummi: “Ummi kan ada kamarnya, sama abi.
Asma’: “Abi saja dijaga Allah.. Ummi sama Asma'.”
Ummi: “Iya, Asma'. Allah yang jaga Asma' Aisyah, juga jaga abi ummi. Tapi tidur di kamar masing-masing. Ummi gak tutup pintu kamar Asma'Aisyah. Ok!” (padahal saya udah speechless dan senyum-senyum sendiri dengar kepolosan Asma', masyaa Allah..)
*

Asma', 'Aisyah dan Afra' tidur di kamarnya
Hampir setahun lalu kami memulai training bobo mandiri ini pada anak-anak. Mulai dari memperkenalkan mana kamar anak-anak dan mana kamar abi ummu, menemani di jelang tidur dengan ‘ritual’ membacakan buku/bercerita dan men-talqin bacaan surah Al Qur’an dan berdoa, sampai hanya sebatas nge-ronda ketika anak terbangun dan mengembalikan anak-anak tidur di kamarnya.

Training bobo mandiri dimulai pada saat penyapihan ‘Aisyah yang saya mulai ketika hamil ketiga. Alhasil, menemani hanya sampai anak-anak tertidur. Tentu tetap menyampaikan bahwa Asma’Aisyah akan tidur tanpa abi dan ummi lagi di samping mereka. Bila ditanya kenapa? Jawabanya, karena Asma’ dan ‘Aisyah sudah besar. Sudah tidak mimik lagi. Dan ada adek dalam perut ummi (saat pengenalan training bobo mandiri)

Bagian dari kamar 3A Hafizhah :)
Perjalanan bobo mandiri pun berlangsung sampai putri ketiga lahir. Alhamdulillah, training yang berbilang bulanan ini sampai pada ujungnya. Duo-A hafizhah kami mulai tidur mandiri, setelah keduanya telah kami sapih. Walau tetap saja duo-A hafizhah ini ketika terbangun tengah malam memilih pindah ke kamar abi umminya. Tapi, dalam kondisi yang memungkinkan pun saya atau suami akan memboyong kembali ke kamar.

“Kalau terbangun tengah malam, cukup baca doa bismika allaahumma amuutu wa ahya, terus dan lanjut tutup mata ya, kakak. Supaya bisa bobo lagi.” Begitulah pesan saya pada Asma’Aisyah di hampir tiap malam jelang tidur mereka. Kemudian berikan kecupan sayang dan pelukan hangat pada mereka sebelum bobo. “Allah yang jaga kakak Asma’ dan kakak ‘Aisyah..”

Alhamdulillaah wa syukuurillaah, bila kita berazzam dalam kebaikan lalu bertawakkal, maka Allah mudahkan. Di mata kami, kemandirian dalam tidur ini pun menjadi satu bukti tentang duo-A hafizhah ini. Mereka belajar tumbuh. Semoga tumbuhnya bersama iman yang tertancap kuat dalam hati-hati kalian, anak shalehah hafizhah..

#BasmahThariq  
#Day3 
#GameLevel2
#Tantangan10Hari 
#KuliahBunsayIIP 
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst


 

Bianglala Basmah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea