26 Januari 2011

Insya Allah

Posted by Basmah Thariq at 23.22.00 0 comments
by:
Maher Zain


Everytime you feel like you cannot go on
You feel so lost
That your so alone
All you is see is night
And darkness all around
You feel so helpless
You can`t see which way to go
Don`t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side

Insya Allah3x
Insya Allah you`ll find your way

Everytime you can make one more mistake
You feel you can`t repent
And that its way too late
Your`re so confused,wrong decisions you have made
Haunt your mind and your heart is full of shame


Don`t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insya Allah3x
Insya Allah you`ll find your way
Insya Allah3x
Insya Allah you`ll find your way

Turn to Allah
He`s never far away
Put your trust in Him
Raise your hands and pray
OOO Ya Allah
Guide my steps don`t let me go astray
You`re the only one that showed me the way,
Showed me the way 2x
Insya Allah3x
Insya Allah we`ll find the way



Sumber:

Ingin menyapamu lagi, dik!!
Sepupu yang baru ku rasa dekat
: Muhammad Zhulal
di Bogor
:D
[ Read More ]

24 Januari 2011

You Came To Me

Posted by Basmah Thariq at 08.15.00 0 comments

You came to me in that hour of need
When I was so lost, so lonely
You came to me, took my breath away
Showed me the right way, the way to lead

You filled my heart with love
Showed me the light above
Now all I want is to be with you

You are my one true love
Taught me to never judge
Now all I want is to be with you

CHORUS (x2): ALLAHUMA! Sal 'ala Sayideena Mustafa
'Alaa Habeebika Nabieeka Mustafa
(O God! Send Your Blessings upon our leader, the chosen one (Muhammad (peace upon him))
Upon Your Beloved, Your Prophet, the chosen one)

You came to me in a time of despair
I called on you, you were there
Without you what would my life mean?
To not know the unseen, the worlds between


For you I'd sacrifice
For you I'd give my life
Anything, just to be with you

I feel so lost at times
By all the hurt and lies
Now all I want is to be with you

CHORUS (x2)

Showed right from wrong
Taught me to be strong
Need you more than ever
Ya Rasul ALLAH (O Messenger of God (Muhammad (peace be upon him))

You came to me
In that hour of need
Need you more than ever
Ya Rasul ALLAH

You filled my heart with love
Showed me the light above
Now all I want is to be with you

You are my one true love
Taught me to never judge
Now all I want is to be with you

CHORUS (currently X2)



sumber:
[ Read More ]

22 Januari 2011

Dengan Segenap CintaMu Padaku

Posted by Basmah Thariq at 08.48.00 2 comments
Jika Engkau menitipkan rasa cinta itu hadir padaku, 
maka izinkan aku mencintaiMu 
meski dengan segala keterbatasan milik diri.

Dengan segenap cintaMu padaku, 
aku berpinta agar mampu mencintai kekasihMu 
sebagaimana Engkau mencintainya.

Dengan segenap cintaMu padaku, 
aku berpinta agar aku bisa mencintai atasMu, 
pada dua nama  yang telah memahat cinta,  
membentuk ruh untuk hadirku di semestaMu.

Dengan segenap cintaMu padaku, 
izinkan aku mencintai mereka, 
pada nama-nama yang telah mengiringiku 
mengenalkanMu dan para kekasihMu.

Dengan segenap cintaMu padaku,  
izinkan aku memperkenalkan cintaMu 
pada orang-orang yang memenuhi hari-hariku, 
memaknai kisah dalam balutan suka dan duka, 
mengeja tiap bait kehidupan dalam sketsa tawa dan tangis, 
menggenggam tangan saat terjatuh, juga terbangun.

Dan, dengan segenap cintaMu padaku,
izinkan aku mencintai pada sebuah nama 
yang telah Engkau sediakan untukku 
di masa nanti saat ia benar-benar menjemputku atasMu.


Aku, Si Bianglala
20-01-2011 
[ Read More ]

19 Januari 2011

Agar Cita-cita Kita Tercapai

Posted by Basmah Thariq at 16.31.00 0 comments
Kemarilah, duduk sejenak tuk kembali mengambil hikmah dari sesosok makhluk yang menjadi kekasih Allah Azza wa Jalla. Beliau seringkali mengajarkan kepada kita bagaimana berlaku atau bersikap, yang sebenarnya memang sudah menjadi fitrah manusia. Lantas, mengapa begitu banyak orang yang justru ingin membelakangi sunnahnya,dan mengingkari ilmu Allah?

Yah, pada persinggahan sejenak secara maya, ku menemukan sebuah catatan yang telah ditag oleh seorang saudara yang insya Allah dalam naunganNya, dan semoga menjadi ibrah (baca: pelajaran) bagi yang membacanya.

Bismillahirahmanirahim
Rosulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam memberi arahan kepada kita agar menjadi seperti yang kita cita-citakan, berikut ini:

Seorang sahabat bertanya kepada Rosulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam,

Dia berkata: “Aku ingin menjadi seorang Ulama’ (orang yang memiliki kedalaman ilmu).”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab: "Takutlah kepada Allah maka engkau akan jadi Ulama’"

Dia berkata: “Aku ingin menjadi orang paling kaya.”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Jadilah orang yang yakin pada diri sendiri maka engkau akan jadi orang paling kaya"

Dia berkata: “Aku ingin menjadi orang yang adil”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab: "Kasihanilah manusia yang lain sebagaimana engkau kasih pada diri sendiri maka jadilah engkau seadil-adil manusia"

Dia berkata: “Aku ingin menjadi orang yang paling baik”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab: Jadilah orang yang berguna kepada masyarakat maka engkau akan jadi sebaik-baik manusia

Dia berkata: “Aku ingin menjadi orang yang istimewa di sisi Allah.”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Banyakkan dzikrullah niscaya engkau akan jadi orang istimewa di sisi Allah"

Dia berkata : Aku ingin disempurnakan imanku
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Baikkanlah akhlakmu niscaya imanmu akan sempurna"

Dia berkata: “Aku ingin termasuk dalam golongan mereka yang taat,”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Tunaikan segala kewajiban yang difardhukan maka engkau akan termasuk dalam golongan mereka yang taat"

Dia berkata: “Aku ingin berjumpa Allah dalan keadaan bersih dari dosa,”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Banyaklah beristighfar niscaya niscaya engkau akan menemui Allah dalam keadaan suci dari dosa"

Dia berkata: “Aku ingin menjadi semulia-mulia manusia.”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Jangan berprasangka buruk pada orang lain niscaya engkau akan jadi semulia-mulia manusia"

Dia berkata: “Aku ingin menjadi segagah-gagah manusia.”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Senantiasa berserah diri (tawakkal) kepada Allah niscaya engkau akan jadi segagah-gagah manusia"

Dia berkata: “Aku ingin dimurahkan rezeki oleh Allah.”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Senantiasa berada dalam keadaan bersih ( dari hadast ) niscaya Allah akan memurahkan rezeki kepadamu"

Dia berkata: “Aku ingin termasuk dalam golongan mereka yang dikasihi oleh Allah dan rasulNya.”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Cintailah segala apa yang disukai oleh Allah dan rasulNya maka engkau termasuk dalam golongan yang dicintai oleh Allah dan RasulNya"

Dia berkata: “Aku ingin diselamatkan dari kemurkaan Allah pada hari qiamat.”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Jangan marah kepada orang lain niscaya engkau akan selamat dari kemurkaan Allah dan rasulNya"

Dia berkata: “Aku ingin diterima segala permohonanku.”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Jauhilah makanan haram niscaya segala permohonanmu akan diterimaNya"

Dia berkata: “Aku ingin agar Allah menutupkan segala keaibanku pada hari qiamat"
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Tutupilah keburukan orang lain niscaya Allah akan menutup keaibanmu pada hari qiamat"

Dia berkata: “Siapa yang selamat dari dosa?”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Orang yang senantiasa mengalirkan air mata penyesalan, mereka yang tunduk pada kehendakNya dan mereka yang ditimpa kesakitan"
Dia berkata: “Apakah kebaikan terbesar di sisi Allah?”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Baik budi pekerti, rendah diri dan sabar menghadapi cobaan Allah"

Dia berkata: “Apakah kejahatan terbesar di sisi Allah?”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Buruk akhlak dan sedikit ketaatan"

Dia berkata: “Apakah yang meredakan kemurkaan Allah di dunia dan akhirat?”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : "Sedekah dalam keadaan sembunyi dan menghubungkan persaudaraan"

Dia berkata: “Apakan yang akan memadamkan api neraka pada hari qiamat?”
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab: "Sabar di dunia dengan bala dan musibah"

Tak akan ada yang tumbuh atau berbuah dimasa yang akan datang jika hari ini kita tidak pernah menanam. Apa yang harus kita tanam hari ini dan apa pula buah yang akan petik kelak? Yah, segalanya dikembalikan pada diri kita masing-masing, bahwasanya segalanya kita iinginkan yang terbaik, dipertemukan kembali di jannahNya kelak.  Amiiin..

Syukran wa Jazakallah khaer atas notenya:
 Akh Fauzan Rezki Azhari
Salam Perjuangan
^.^
(sesuai permintaan nama dicantumkan)

[ Read More ]

Maafku..

Posted by Basmah Thariq at 08.32.00 1 comments
Seharusnya, aku sudah menyiapkan rasa ini. Rasa yang tak satu pun boleh luput. Kehilangan. Jika apa yang jadi milik diri hanyalah titipan, dan segala titipan akan kembali pada pemiliknya. Tapi, rasa itu belum bisa kubuang hingga saat ia, sesosok yang seharusnya dekat namun serasa jauh semakin menjauh pergi. Maka kepunyaan Allah jiwa ini, Dia-lah segalanya tempat kembali. 

Maafku tak menungguimu di saat terakhir.
Semoga DIA memberikan kebaikanNya agar kita dapat berkumpul di jannahNya.. 
I love you, jaddi.. (my Grand father)
17 Januari 2011
[ Read More ]

15 Januari 2011

Diamku

Posted by Basmah Thariq at 18.35.00 1 comments
Betapapun rindunya diri pada kisah-kisah heroik itu, tapi ego masih saja membungkam rasa ini. Seolah tak ingin tergubris oleh apa-apa yang menyapa. Bahkan untuk seulas senyum pun tak bisa kutampakkan. Serasa, ini bukanlah diriku yang kukenal. Ini bukan diriku. Ia tengah hilang bersama langkah-langkah yang semakin menjauh pergi. Ada apa dengan diri ini, ya Rabb??

Dulu, aku menyukai keramaian, kehangatan, sapaan, dan biarkan diri menyengaja melesat ke arah mana yang memanggil. Tapi, hiruk pikuk itu, serasa menjadi tabu dalam diri. Untuk mendengar atau menjenguknya pun enggan. Justru, hal yang bukan ada pada diri ini, hanya ingin terduduk dan terdiam dalam benak.

Bila dulu keheningan bukan ada pada diriku, kini kurasakan menjalari. Jika diamku rasakan, bahwa sekarang keheningan menjadi keseharian dalam kesendirian. Kesendirian yang sebenarnya memenjarakan asa dan rasa. Kesendirian yang sebenarnya mengkungkung kebebasan. Mencoba berlari meski tak sanggup, apalagi berjalan. Lalu, dibawa kemanakah sekeping hati ini??

Sebisaku kini, memilih diam dalam tangis, diam dalam rintih, dan diam dengan cara yang aku tahu. Walau sesak, tapi inilah diamku yang menghentikan jejak.

Aku yang terlelah...
PadaMu, diamku hanya sementara kan??
[ Read More ]

Simfoni Jum'at (Part II)

Posted by Basmah Thariq at 00.11.00 0 comments

Aku tersengal-sengal
Saat harus mendapati
Irama hidup tak senada
Bersama melawan arus
Juga pertumpahan riak emosi





“Ya Allah… begitu lelah diri dengan perasaan ini!” Jeritku perih dalam hati. Lagi, harus menyapa hari ini dengan perasaan yang kelabu. Sejak Simfoni Jum'at selalu menyapa, bahkan sukses membuat hari-hari yang kujumpai membawa sepenggal cemas yang tak karuan.
Sekali lagi, Jum'at dengan suguhan lengkingan nada-nada yang ditiupkan. Bising. Baru saja derap langkah melesat ke kelas menjemput perkuliahan pagi, Kapita Selekta, lengkingan nada tersebut sudah menyambut dari jarak jauh sebelum masuk kelas.Maklum saja, Studio Seni Musik akan menggelar final siang ini. Dengan segala ketidaksiapan diri, pun dengan persiapan yang begitu abstrak. Karena begitu banyak menuntut, tapi tak sejalan dengan apa dituntut. Tapi, tak ada kata-kata yang ingin kugugat, karena sejatinya diri tak punya hak untuk menggugat.Kalaupun ini menjadi titik terlemahnya ia, diri pun tak ingin menepis tentang tersebut.
Simfoni Jum'at. Masih dalam atmosfer yang penuh sensasi. Nada ber-solmisasi, melahirkan ketegangan urat saraf yang mencuat, riak emosi yang tak tepat, konsentrasi yang mengabur, hingga detak jantung berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya. Inilah yang sama-sama dirasakan saat ternyata mata kuliah ini lebih cepat dirasakan dari schedule sesungguhnya. Serasa tak ada ruang untuk mengatur nafas.
Tapi, perih yang begitu hebat, membuat indera perasaku menjadi tajam untuk rasa nyeri.
"Rabbi, bila memang harus terlalui rasa ini, jadikan ia refleksi untuk diri.. "
Aku, Si Bianglala
Di tengah pekatnya malam..

[ Read More ]

9 Januari 2011

Kau yang Ditakdirkan Untuk Bertemu

Posted by Basmah Thariq at 16.52.00 0 comments

Tiba-tiba dibenakku, ada keinginan menghadirkan sebuah kisah lagi berisikan tentang aku dan orang-orang yang pernah menyapa hidupku. Bermula dari sebuah riakan emosi yang kian membuncah sebenarnya, hingga berkeinginan meredakan emosi ini pada rumah pena ini. Khawatir ide ini mengabur, maka kulayangkanlah ia menjadi sebuah status.

“..kau yang ditakdirkan untuk bertemu..”

Dan seperti biasanya, nama-nama yang pernah menjumpai hari-hari di masa balutan putih abu-abu, mulai menyikapi dengan serius. Nada-nadanya, bak gayung bersambut, entah apa maksudnya. Rasanya sedikit membuatku meringis jengah sekaligus meng-aminkan ekspresi mereka. Hehehe..

Setelah memaksa diri mengadakan konferensi pers pada status yang terlanjur dilayangkan, maka akhirnya status ini seolah kembali menjalin masa lalu kami. Sekalipun, hanya celetukan-celetukan di dalamnya.

Memastikannya, pada status ini memang tak salah jika “..kau yang ditakdirkan untuk bertemu..”  sebenarnya ingin mendengar sahutan-sahutan mereka yang sama-sama berserak entah kemana. Mungkin status ini juga bisa menjadi penggantiku dalam menanyakan kabar (tanpa disengaja).

Tapi, teruntuk nama-nama yang pernah hadir dalam kisahku, “..kau yang ditakdirkan untuk bertemu..” bersama mengurai cerita, bersama menorehkan warna, dan bersama menganyam asa.

Aku tak mampu menyangkalnya walau komunikasi hanya secara maya, via jejaring pertemanan ini,. Karena pemanfaatn jejaring pertemanan menjadi hak tersendiri yang sulit untuk diargumentasikan individu secara subyektif.

Akhir dari tulisan ini: Jangan tergesa-gesa dalam mendefinisikan keadaan dari apa yang aku tuangkan, karena sesekali aku memang menyukai dalam meng-ambigu-kan kata-kata.

Thanks to:
Tri, Dian, K’ Ika, Insana, Kiply, Arya, Hasri, dan Yusuf
 yang menyengajakan tuk membubuhi respon kalian.
(Respon yang cukup BAIK)
tunggu ya, kisah Kau yang Ditakdirkan Untuk Bertemu 
yang sesungguhnya..^^
[ Read More ]

6 Januari 2011

AFWAN!!!

Posted by Basmah Thariq at 08.27.00 4 comments


Hari-hari yang dijumpai 
tak lagi bersahabat atas hening yang kembali mengetuk rasa.
Meski yang ditempuh masih tetap sama, 
tapi serasa ada sekat-sekat yang menghalangi 
atas diri dan segala amanah yang tengah diemban. 
Dan sejak itu pula dingin tengah hadir menari di ruas hati.
Lalu, bersegera ingin berjalan jauh dan pergi.
Tapi, rima hening ini 
yang kadang tak ingin jauh lebih lama dariMu..
[ Read More ]

1 Januari 2011

Daftar Isi

Posted by Basmah Thariq at 20.40.00 2 comments
[ Read More ]
 

Bianglala Basmah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea