22 Desember 2017

Math with Iman (Part 3)

Posted by Basmah Thariq at 23.52.00 0 comments

Alhamdulillah, Asma' dan 'Aisyah sudah lama bisa menyebutkan angka 1-10. Memperkenalkannya bukan sebuah kesengajaan. Hanya cukup menyebutkan secara berulang ketika hendak melakukan sesuatu. Kemudian menjadi kebiasaan yang tanpa kami sadari, mereka sudah merekam dengan baik dan hafal secara berurut.

Berawal dari senang bertanya, maka saya buatkan angka 1-9. Kemudian memperkenalkan simbol angka satuan. Sesekali diajak menebak simbol angka, menentukan jumlah, dan sebagainya. 







Setelah mengenal simbol angka yang dilakukan sebelumnya, Asma' masih perlu dikuatkan dengan permainan yang melekatkan angka dengan sekitatnya. 


πŸ“ŒBerapa mata Asma'?
πŸ“ŒAda berapa kaki/tangan Asma'?
πŸ“ŒAda berapa buku Asma'?
πŸ“ŒAda berapa boneka helloki**nya Asma'?
Dst

Jawabnya bisa menyebutkan angka sekaligus menunjukkan simbol angka yang dimaksud.

Yang paling saya suka itu ketika ditanya, 

πŸ“Ada berapa rukun Iman? 

πŸ“Ada berapa rukun Islam?

Yang paling seru ketika ditanya,
πŸ“Asma' mau punya adek berapa?



Dan ia menginjakkan kaki pada foto tsb. πŸ˜†πŸ˜† Sembari menjawab, "Seperti adek Ahmad, Ummi naah.. In syaa Allah." Kids jaman now, masyaa Allah.. Edisi mujahidah mendambakan saudara yang mujahid ya.. 





Setelah cukup mengenal angka 1-9, Asma' pun perlu tahu tentang jumlah benda.pada angka tersebut. Sesekali mendrngarkan coletah Asma' yang sedang membagi stik es kri.nya ke dalam kotak-kotak. "Asma mau' kasih stik esnya dua untuk di sini." Ujarnya sambil menata stik di kotak tegel yang ia maksud.

Barakallaahu fiik ya kak.. Selalu ada cara yang menarik untuk dipelajari.😊😊😊 





Buat #busybook ini dari zaman kapan, tapi belum kelar-kelar juga. Berhubung momen tugasnya berkaitan ini, saya pun mengeluarkan busybook ini yang sudah dinantikan lama oleh duo-A hafizhah.

Betapa bahagia keduanya masyaa Allah sampai berebut ingin buat pizza, kata Asma'Aisyah. Eits, topping pizzanya harus disesuaikan dengan angkanya ya kakak Asma'Aisyah. "Kenapa?" Tanya 'Aisyah.

"Supaya nanti Asma'Aisyah tau, kalo pizzanya ada potongan tomatnya yang sedikit, ada juga yang banyak.. "
"Pake lombok (sambal) duda (juga)?"
"Iya kalo mau. Tapi nanti 'Aisyah kepedesan. Ssh.. Ssh begitu.Makanya Ummi cuma pake tomat aja. Dihitung ya nak.."πŸ˜„πŸ˜„ 





Alhamdulillah, salah satu kesyukuran terbesar kami memutuskan #homeeducation 3A hafizhah di rumah. Belajar menjadi fitrah anak sejatinya yang bisa tumbuh tanpa ada paksaan. Datang berawal dari ketertarikan, keinginan, kebiasaan, dan sampai keteladanan.

Sambutlah!
Seperti sebelumnya, kami telah mengenalkan simbol angka dan jumlah stick angka bila disandingkan pada benda. Saat saya sedang santai menemani Afra' belajar duduk dan berdiri, tetiba Asma' mengeluarkan angka-angkanya dan mengurutkan secara mandiri sambil menyebutkannya. 

Masyaa Allah, jadilah pembelajar yah nak. Meski ruang kelasmu tak bersekat. Di setiap sudut ruang dan waktu ada kesempatan untuk belajar nak. Ambillah ilmu untuk menambah kebaikan dan ketaatan di hadapan Allah yah.. Barakallaahu fiik 😊😊 








Saat ini, berupaya mengenalkan Rukun Islam dan Rukun Iman serta menyebutkan jumlah rakaat shalat secara rutin. Perlu? Iya.

Buatlah anak-anak lebih kenal Rukun Iman dan Islam. Bila perlu, jadikan senandung di keseharian anak-anak terutama 0-7 tahun. Karena fase ini, mereka merekam dangat baik. Setelah 7 tahun, memasuki fase tamyiz, berikan pemahaman secara bertahap. Sisipkan dalam mata pelajaran matematika kehidupan 😊. Saya suka sampaikan pada Asma' dan 'Aisyah, atau melapor tepatnya πŸ˜…πŸ˜…bila hendak shalat, "Ummi mau shalat Subuh, ada dua rakaat."

"Syahadatain itu dua kalimat syahadat."

"Shalat itu Rukun Islam yang kedua."

"Iman kepada Allah itu yang pertama. Jadi kalo Asma' lagi sakit, minta sama Allah dulu. Berdoa. Baru sama Abi Ummi.."

Begitu pun suami saya setiap akan ke masjid, berusaha pamit ke anak-anak dan menyampaikan shalat apa dan berapa jumlahnya. Gak masalah bagi kami, mereka saat ini mungkin belum paham, tapi memfamiliarkan akan membantu memudahkan bila kelak mereka mulai menyadari akan hal tsb.

Maka, bagi kami sebagai orangtua, belajar agama itu gak mentok hanya shalat kita yang sudah in syaa Allah rutin dilakukan. Puasa udah terlaksana. Zakat pun demikian. Bukan sebatas itu. Luaaaas masyaa Allah. Islam rahmatan lil 'aalamiin. Bisa masuk di setiap lini kehidupan.







'Aisyah yang serba dua dalam hal menjawab. Maka saya selalu mengajukan pertanyaan padanya yang jawabannya akan sama dengan realitanya. *bahasa apah ini..?* Jadi, pertanyaannya bisa begini:
U: Berapa Allah ciptakan mata untuk adek Afra'?
A: Dua.
U: Coba tolong ditunjuk mana mata adek Afra'!
A: Ini. Satu. Dua.
U: Masyaa Allah.. Terus, ada berapa kaki Ummi yang Allah ciptakan?
A: Ada dua.
U: Mana coba? Tolong ditunjuk?
A: Ini kaki Ummi. Satu kanan, satu kiri.
U: Masyaa Allah. Barakallaahu fiik kakak ' Aisyah.. Dst


[ Read More ]

13 Desember 2017

Math with Iman (#Part2)

Posted by Basmah Thariq at 21.47.00 0 comments
'Aisyah dalam banyak hal termasuk lincah dan gesit masyaa Allah. Termasuk ketika makan dan minum, ia paling bersegera menghabiskannya. Tanpa berpikir panjang, cemilan yang menjadi bagian dari rutinitas duo-A hafizhah kami, membuat saya kerap berdecak kagum ketika cemilannya habis sedang kakaknya, Asma', masih menikmati makannya sesuap demi sesuap. Subhaanallaah..

Berhubung saya membatasi cemilannya hanya dua kali tambah, 'Aisyah pun tak lagi meminta kepada saya. Namun ia tak kehabisan akal, masyaa Allah. Ia mendekati kakaknya, Asma', dan minta disuapkan. Asma' yang merasa cemilannya sisa tak seberapa lagi di piringnya menghentikan aksi menyuapi adeknya. "Sudah 'Aisyah naah.. Nanti habis corn fla**snya Asma'. Asma' belum banyak makannya."

Saya hanya memerhatikan dari kejauhan duo-A hafizhah ini. Kemudian Asma' menghampiri saya, "Ummi... nahabiskan corn fla**snya Asma' sama 'Aisyah (Corn fla**snya Asma' dihabiskan sama 'Aisyah)."

"Alhamdulillaah.. Masyaa Allah sekali kakak Asma' mau berbagi ke adek. In syaa Allah gak berkurang rezekinya Asma' karena sudah mau kasih ke 'Aisyah."
"Tapi Asma' masih mau. Masih sedikit makan corn fla**snya Asma'. 'Aisyah banyak. Dua kali tambah. Minta juga sama Asma'."
"Jadi berapa kali makannya 'Aisyah?" Tanya saya dengan menahan tawa melihat Asma' mengangkat jari-jarinya. *duh, ya Allah.. Mirip siapa ini? Perhitungan bangeeet dirimu..
"Banyak sekali makannya 'Aisyah. Masyaa Allah."
"Asma' juga masyaa Allah. Banyak berbagi. In syaa Allah tidak mengurangi apa yang Asma' beri. Meski habis corn fla**snya Asma' sekarang."
"Jadi?" Asma' bertanya.
"Alhamdulillah masih ada nasi di rice cooker. Ada ikan, ada sayur di meja makan. Alhamdulillaah..." Jawab saya.
"Rezekinya Asma' bukan hanya corn fla**s saja. Makanya bersyukur saja apa yang ada ya kak.. Alhamdulillaah.. Jazakillaahu khaer juga udah mau berbagi."


#MathWithIman
#BasmahThariq
#Tantangan10Hari
#Day3
#GameLevel6
#MathAroundUs
#ILoveMath
#KuliahBunsayIIP
[ Read More ]

Math with Iman (#Part1)

Posted by Basmah Thariq at 21.40.00 0 comments
Aktivitas Mengaji Setelah Shalat
Asma: "Ummi, sudah habis corn fla**s-nya Asma'?"
Ummi: "Alhamdulillah, masih ada di lemari dapur."
Asma': "Banyak?"
Ummi: "In syaa Allah masih ada. Asma' kemarin liat Abi Ummi beli berapa?"
Asma': (Sambil mengingat) "Ng... Tiga." (Sambil nunjuk kemasan box corn fla**s yang Umminya demen koleksi buat bebikinan entah akan jadi apa nantinya.)


Berselang beberapa waktu kemudian, setelah cemilannya habis di mangkok duo-A hafizhah.
'Aisyah: "Ummi, habis komplek (baca: corn fla**s)-nya Aisyah." (Datang menghampiri saya sambil memperlihatkan mangkuk di tangannya)
Ummi: (Melihat mangkuk yang dibawa 'Aisyah )"Habis? Masyaa Allah.. Bilang apa kalo habis kakak 'Aisyah?"
'Aisyah: "Alhamdulillaah." (Sambil bergelayut di pundak saya). "Ummi, Aisyah mo tambah" (Menyodorkan mangkuknya yang kosong)
Ummi: (Sejak awal sudah saya duga. Saya hanya tersenyum menatap mimik memelasnya 'Aisyah.) "Sudah ya.. Tadi sudah tambah kan? Berapa kali nambahnya?"
Asma': (Datang mendekati saya dan 'Aisyah)"Sudah dua kali 'Aisyah nambah. Asma' baru satu." (Celetuk Asma'. Rupanya ia memperhatikan adiknya.) "Nanti habis, 'Aisyah. Asma' belum makan 2 kali."
'Aisyah: "Nanti, nanti, nanti 'Aisyah berdoa sama Allah. Supaya Abi Ummi belikan komplek kalo habis."
Asma': "Ayo 'Aisyah! Berdoa dulu kalo gitu. Ya Allah mudahkan Abi Ummi, belikan corn fla**s untuk Asma' Aisyah." (Menyimpan mangkuknya, kemudian menengadahkan kedua tangan untuk berdoa.)


Menyaksikan kepolosan keduanya yang masyaa Allah membuat saya malu terhadap diri sendiri. Maafkan kami nak. Bukan kami enggan memberimu lebih. Tapi ada banyak yang ingin ummi sampaikan kepada kalian, bagaimana makan secukupnya, mensyukuri apa yang telah diberikan, dan meneladani kehidupan Rasulullah shallallahu 'alaihiwasallam.

Perihal memahamkan iman dengan sederhana kepada anak, perlu ilmu dan amalan yang terus mengajarkan diri sendiri sejatinya. Saya hanya menyimak pembicaraan duo-A hafizhah kami sambil terus menderaskan doa dalam hati. Mampukan kami ya Rabb. Untuk terus memupuki iman Islam di hati mereka. Aamiin.

#BasmahThariq
#Tantangan10Hari
#Day2
#GameLevel6
#MathAroundUs
#ILoveMath
#KuliahBunsayIIP

[ Read More ]

Math Around Us

Posted by Basmah Thariq at 21.36.00 0 comments
Sengaja meletakkan baju-baju putri hafizhah kami di atas meja ruang tamu setelah saya menyetrikakannya untuk mudah diambil oleh duo-A hafizhah kami. Setelah bebersih dari kamar mandi, Asma' pun mendekati meja yang saya tunjukkan untuk bersegera memakai baju.

"Ayo kak! Dipake bajunya. Malu keliatan auratnya.." Ajak saya.
Dengan sumringah, ia mendekat dan mencari bajunya. "Mana bajunya Asma'?" Belum sempat dijawab ia pun meraih baju yang ia kenali sebagai miliknya.
"Ummi, banyaknya bajunya masyaa Allah.." Ungkap Asma' senang.
"Ada berapa bajunya kah di atas meja?" Tanya saya yang ikut mendekat karena membantu 'Aisyah mengenakan baju.
"Hm.. ada dua." Jawabnya cepat.
"Oh ya kah? Ada dua? Coba dihitung lagi.." Pinta saya memberikan kesempatan pada Asma' untuk meyakinkan jawabannya tsb.
"Satu, dua, tiga." Tangannya pun menunjuk satu per satu baju sambil berhitung.
"Jadi, ada berapa bajunya, kak?"
"Ada tiga.."
"Banyak ya.. Bilang apa kalo begitu?"
"Masyaa Allah dan alhamdulillaah.."


Saya pun tersenyum sambil mengusap rambut Asma' yang masih basah. "Masyaa Allah dan Alhamdulillah juga untuk kakak Asma' yang udah bisa berhitung. Barakallaahu fiik ya nak.. Selalu bersyukur atas nikmat Allah."

Mari menstimulasi mereka dengan iman. Menyisipkan di setiap aktivitas anak dengan iman, agar mereka tumbuh menjadi hamba yang taat. Wallaahu a'lam.

#BasmahThariq
#GameLevel6
#Tantangan10Hari
#Day1
#ILoveMath
#MathAroundUs
#KuliahBunsayIIP

[ Read More ]

27 November 2017

Isi Buku menjadi Daya Tarik

Posted by Basmah Thariq at 14.57.00 0 comments
Isi, Bisa menjadi Nasehat untuk Diri

Buka lagi bukunya teh Kiki Barkiah, ngunyah lagi tulisan beliau yang menginspirasi, masyaa Allah. Sering merasa tertohok so hard (baca: lebay tapi serius) kalau mendapati diri ini yang masih compang camping dari segi kesabaran. Mendidik anak gak cuma modal keterampilan komunikasi. Mengaku cinta dunia anak dan menguasai ilmu parenting. Ternyata, keterampilan semuanya butuh 'sabar' sesabar-sabarnya dalam menyikapi anak. Karena seninya mendidik anak yang tak melulu se-iya se-kata. Allaahul musta'an. Mari deraskan doa kepada Sang Pemilik Hati. Untuk yang merasa pendidik, padahal kita justru sedang dididik.

#BasmahThariq
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#Day3
#KuliahBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustToChangeFirst



Ensiklopedi, Berdasarkan Pengalaman (Part 1)

Aktivitas Asma'Aisyah kalo duduk manis dan tahan lama itu ketika buka buku #EnsiklopediAnakMuslim. Meski hanya sebatas memerhatikan gambar-gambar dari buku. Asma'Aisyah selalu meminta saya membacakan buku-bukunya. Buku ini terdapat 12 buku yang membahas beragam dari segi IMAN, ISLAM sampai pada hal-hal yang spesifik di kehidupan keseharian kita.

Asma'Aisyah biasa memilih judul buku yang beragam sih. Dan mereka selalu meminta saya untuk membacakan buku  berjudul TUBUHKU secara berulang. Paling menariknya lagi, mereka senang memerhatikan gambar ibu hamil, proses kehamilan, sampai gambar bayi.

"Kayak Ummi." Tunjuk 'Aisyah pada gambar ibu hamil.
"Iya.. waktu adek Afra' masih dalam perut Ummi kan ya?"
"Nanti Asma' mau punya lagi adek yang banyak. Asma' yang gendong-gendong. Nanti juga Asma' yang ajar mengaji." Cerita Asma'.

Kemudian si Ummi merasa terCYDUK ketika menyimak  cerita Asma'. Masyaa Allah, kids jaman now. 

#BasmahThariq
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustToChangeFirst



Ensiklopedi, Berdasarkan Pengalaman (Part 2)

Masih minta dibacakan buku yang sama, buku #EnsiklopediAnakMuslim dengan judul TUBUHKU. Tetap tertarik seputar ibu hamil, perkembangan bayi dalam kandungan, sampai setelah bayi dilahirkan.

Tetap menyampaikan sesuai penguasaan literatur anak. Mudah dipahami dan yang tidak boleh luput adalah menanamkan iman di setiap kesempatan. Kesempatan dialog iman akan kekuasaan Allah dalam menciptakan makhlukNya.




#BasmahThariq 
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustToChangeFirst



Alhamdulillah, saya benar-benar bersyukur karena buku saat ini begitu variatif masyaa Allah. Untuk sebangsa Minhajul Muslim ini pun sudah dibuatkan khusus versi anak-anak. Ya walaupun tidak selengkap aslinya. Namun saya suka dengan isinya yang 'daging' semua, masyaa Allah.
Oh ya, buku ini ingin saya perkenalkan pada anak-anak. Bahwa ada #AdabsebelumIlmu yang menjadi prioritas. Agar anak-anak tak sebatas menguasai ilmu saja. Mengenal adab, bagaimana ia sepantasnya bersikap dan berakhlaq jauh lebih penting. Allaahu a'lam

#BasmahThariq
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustToChangeFirst



Me Time bersama Dua Buku

Selagi 3A hafizhah kami terlelap dalam tidurnya, saya menyempatkan kembali membaca kedua buku ini. Buku yang berwarna putih itu kumpulan resume kulwap (kuliah Whatsapp), artikel parenting dari beberapa praktisi HSers yang saya print.

Sedang yang satunya adalah buku panduan dalam membersamai 3A hafizhah kami. Bagi saya, buku panduan ini cukup membantu masyaa Allah. Semacam lesson plan dan ada poin-poin materi yang bisa kita sampaikan pada anak-anak.


Selain itu, ada tabel evaluasi  yang sangat membantu saya dan suami sebagai bentuk penilaian terhadap proses dan hasil akhir anak.]
#BasmahThariq 
#GameLevel5 
#Tantangan10Hari 
#KuliahBunsayIIP 
#ForThingsToChangeIMustToChangeFirst



Sirah Lebih Utama 
Selama ini, kami belum pernah membacakan dongeng kepada anak-anak. Karena ada hal-hal yang kami rasa 'lebih penting' dan aman bila mengenalkan sirah nabi ketimbang dongeng. Sirah merupakan praktik dan pengalaman dari apa yang diajarkan Nabi shallallahu'alaihi wasallam secara langsung. Jika kita menghadapi satu kendala, carilah di sirah. Kejadian yang serupa dengan yang kita alami, in syaa Allah ada di sirah. Allaahu a'lam

#BasmahThariq
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KelasBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustToChangeFirst



Kisah dari Al Qur'an
Buku ini sebenarnya milik tantenya Asma'AisyahAfra'. Merasa tertarik karena buku ini merincikan kisah-kisah dalam Al Qur'an. Tentang penciptaan alam semesta, tokoh-tokoh terpuji dan tercela, bangsa2 yang dibinasakan, negeri2 yang diberkahi, binatang, sampai para nabi dan rasul. Lengkap kap kap dengan kutipan ayat dan penyampaian kisahnya, masyaa Allah.

Dari kisah-kisah tsb tentunya kaya akan hikmah dan ibrah yang bisa kita petik serta kita sampaikan pada anak-anak, masyaa Allah.

#BasmahThariq 
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustToChangeFirst



Si Ayah pun Patut Terlibat
Menjadi suami dan ayah ideal bukan hanya mampu memberikan nafkah berupa harta. Namun ada 'ruh' yang harus diperhatikan bagi setiap ayah juga suami yang menjadi pemimpin dalam rumah tangganya. *Salah satu buku bacaan suami*

Jadi, ketika saya menyampaikan materi ke-5 di kelas Bunsay, saya pun mengajak Abu Asma', Kepala Sekolah #homeeducation kami untuk turut terlibat dalam merimbunkan pohon literasi. 

Alhamdulillah. Salah satu kesyukuran tersendiri bahwa beliau pun tanpa sungkan mau ikut terlibat, menjadi teman diskusi apa saja terutama tentang aktivitas harian anak, mau belajar bersama, saling mengingatkan dan menasehati serta andil mengurusi rumah tangga. Semoga Allah tetap mempersatukan kami tak sekadar di dunia. Dipertemukannya kami di surgaNya kelak. Aamiin.


#BasmahThariq
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KelasBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustToChangeFirst
[ Read More ]

Menstimulasi Anak Suka Membaca

Posted by Basmah Thariq at 14.41.00 0 comments

Pohon Literasi

Beberapa hari yang lalu sudah mendiskusikan tentang kegiatan "pohon literasi dan merimbunkannya" ke suami dan anak-anak. Mereka menyepakati, terlebih Asma'Aisyah sangat antusias dalam hal tersebut.

Awalnya, saya membuat pohon tsb dengan bahan seadanya, karton manila hitam dan kertas warna hijau origami. "Kak, kalo ditempel pake lem uh* atau double tip, gak merusak tembok kamar anakanak?" Tanya saya ke suami. Maklum, beliau biasa yang mengecat dinding-dinding rumah.

Suami pun diam dan melihat hasil bebikinan saya. "Mau disimpan di mana?" Tanyanya balik. 

"Rencana di sudut kamar anakanak. Dekat bukubukunya aja, biar gampang nanti Asma'Aisyah nempelnya. Jadi kesan wallsticker dan pepohonannya dapat di sudut kamar mereka." Jelas saya.

Setelah berpikir panjang, beliau pun menyarankan kertas sticker saja untuk dibuat permanent. Mengingat jauh dari sebelum tugas ini saya dapatkan, saya berusaha rutin membacakan buku ke Asma'AisyahAfra', alhamdulillah bi idznillah.

Dengan kehadiran pohon literasi ini, selain bisa menambah suasana kamar tentunya, esensi dari family reading time pun dirasakan maksimal, in syaa Allah.

#BasmahThariq
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustToChangeFirst



Kenalkan Al Qur'an

Sering dimintakan tuk berbagi tips manajemen waktu dalam hal mengurus tiga #BalitaBatitaBayi dan pekerjaan domestik. Meski saya pun masih jauh dari sempurna dalam manajemen tsb.

Hanya mencoba pada suatu hal yang menjadi kebutuhan kita, sejatinya. Yaitu mengatur waktu kita untuk Al Qur'an, niscaya Allah akan mengaturkan waktu untuk kita. Itu saja.

Seberapa banyak kita menyempatkan bersama Al Qur'an, seberapa banyak pula hajat kita dimudahkan oleh Allah. Hajat seperti apa? Saya begitu merasakan bagaimana  pekerjaan domestik terselesaikan tanpa ART, bi idznillah

Sejak kehamilan ketiga, saya meng-azzam-kan diri untuk bisa memperbanyak interaksi bersama Al Qur'an. Merutinkan kembali one day one juz dan diet gadget di hadapan duo-A hafizhah. Alhamdulillah atas izin Allah, Asma'Aisyah secara perlahan baik saya sadari maupun tidak, mereka mengingat banyak bacaan dari Al Qur'an, masyaa Allah. Belakangan saya menyadari Asma' sudah hafal Surah Al Kahfi tanpa saya talqin dengan sengaja. 'Aisyah dengan 20 ayat pertama pada surah Maryam-nya. Sedang yang kami rutinkan pada Duo-A hafizhah baru juz 30 dan kini mereka tengah menyempurnakan juz 29. Alhamdulillah wa Masyaa Allah tabarakallah. Maka nikmat Tuhan yang manakah kamu ragukan?


Kami lakukan di hampir setiap waktu. Men-talqin dan mengajak muraja'ah secara bertahap. Tentunya, saya dan suami melihat mood duo-A hafizhah kami. Bila mereka enggan, kami tak memaksa. Tapi, seringnya kami dapati, Asma'Aisyah selalu meminta untuk mengaji bila jelang tidur di pagi dan malam hari.

Maka mulailah hari bersama Al Qur'an dengan memperbanyak bermulazamah bersama Al Qur'an ketimbang gadget. Dan ini tak lepas menjadi nasehat tuk saya pribadi :)) 

#BasmahThariq
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KelasBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustToChangeFirst
[ Read More ]
 

Bianglala Basmah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea