22 Agustus 2017

Sebuah 'Project' dari Mesin Jahit

Posted by Basmah Thariq at 23.20.00 0 comments
Mesin Jahit beserta Alat Tempurnya
Hari ini saya benar-benar blank. Seharian hanya mendampingi aktivitas harian 3A kami dan menyelesaikan amanah domestik. Selepas isya’ dan anak-anak sudah tidur, saya hanya berjibaku pada mesin jahit yang lama tidak saya geluti.

Menjahit Saku Celana Suami :D
Ceritanya ingin menjahitkan saku celana suami yang sudah sobek. Sekaligus belajar kembali menjahit yang sempat vakum untuk beberapa waktu. Tak terasa pula, mesin jahit ini sudah berusia setahun. Kado dari suami setelah kelulusan saya menyelesaikan S1 dengan segala perjuangan setahun yang lalu.

Kehadirannya pun sebab ingin menjadi salah satu ‘project’ saya di suatu hari nanti, entah kapan. Saya masih bercita-cita bisa menjahitkan pakaian anak-anak, untuk saya juga, dan suami. Terlebih setelah dikaruniai 3 putri yang masyaa Allah. Keinginan menjahit pun makin menggebu-gebu ketika melihat duo-A hafizhah kami khususnya cenderung ingin berpakaian yang sama seperti saudaranya.
Menjahit Gorden untuk Jendela di Rumah kami

Sejauh ini kemampuan menjahit terbilang nekat dan otodidak. Niat awalnya ingin kursus, namun qadarullah dengan kondisi ngemong putri 3A dengan usia bayi, batita, dan balita yang masyaa Allah itu jadi sebab belum menyempatkan kursus menjahit. Belajarnya sesekali hanya liat kakak saya atau ibu saya yang masyaa Allah punya kemampuan menjahit. Selebihnya, belajar via youtube.

Alhamdulillah, kehadirannya sudah sangat membantu saya menjahit kebutuhan kami seperti menjahit gorden, jilbab dan aktivitas anak busybox.



#BasmahThariq
#Day8
#Tantangan10Hari
#Level3
#KuliahBunsayIip
#FamilyProject
[ Read More ]

21 Agustus 2017

Mendampingi Muraja'ah

Posted by Basmah Thariq at 23.24.00 0 comments
"Kak, Asma' masyaa Allah udah sampai hafalannya di surah An-Nabaa'. Apa saya lanjut talqin juz 29 atau diperpanjang batas waktu untuk Juz 30-nya?" Tanya saya pada suami pada diskusi malam.

"Gimana dengan surah-surah yang lain?" Suami balik bertanya perihal hafalan Asma'.

"Sejauh ini in syaa Allah untuk surah-surah yang lain. 'Aisyah pun alhamdulillah bisa mengikut seperti kakaknya.." Lapor saya mengenai progress hafalan duo-A hafizhah kami. "In syaa Allah kalo sesuai target, besok sudah bisa masuk di juz 29 saya talqin-kan. Tapi apa kita perpanjang saja waktu talqin untuk Juz 'Amma-nya? Supaya bisa lebih maksimal.. Soalnya kemarin banyak bolongnya juga sih waktu lagi bermalam di rumah neneknya Asma'.."


Suami pun mengangguk dan menyepakati perpanjangan waktu untuk men-talqin juz 30 pada Asma'Aisyah.

Untuk mengimbangi hafalan Asma' yang saya pun takjub dibuatnya, 'alaa bi idznillaah, masyaa Allah, saya menuliskan beberapa potongan ayat dari beberapa surah pada juz 30 yang saya anggap bahwa saya masih sering 'tertukar' dari ayat satu ke ayat lain pada surah yang berbeda. Terutama pada surah Al Insyiqaq ada kesamaan pada surah Al Infithaar. Surah Al Infithaar ada beberapa kemiripan pada surah Al Muthaffifin, dan seterusnya.

"Ummi, kenapa tulis Al Qur'an di papan tulis? Tanya Asma' polos ketika mendapati saya menulis potongan ayat yang sering membuat saya tertukar.

"Untuk bantu Ummi sama Asma' dan 'Aisyah sama-sama menghafal Al Qur'an, nak.." Jelas saya menatap Asma'. 

Rupanya ia mulai mengerti bahwa yang saya tulis adalah tulisan seperti dalam Al Qur'an. Di usianya yang genap 4 tahun, ia hanya terbiasa memegang mushaf tanpa megenal huruf hijaiyyah. Tapi, ia tetap semangat untuk bisa membaca dengan hafalan-hafalannya yang biasa ia dengar. Masyaa Allah..

Menuliskannya pada papan tulis sekaligus mengajak saya untuk memuraja'ah juz 30 bersama Asma' dan 'Aisyah. Hanya bermodalkan men-talqinkan (membacakan) di sela aktivitas harian duo-A hafizhah pada umumnya, bukti anak benar-benar menyerap apa yang mereka dengar dan mereka lihat. 

Di saat Asma' mulai menunjukkan kesempurnaan bacaannya melalui makhraj huruf dan bacaan, ada 'Aisyah yang justru bisa melanjutkan dari satu surah ke surah lain  ketika saya sedang jeda sejenak untuk mengatur nafas. Masyaa Allah wal hamdulillah. Kadang begitu terasa sekali men-talqinkan bacaan pada satu surah dan dilakukan secara berulang di setiap harinya. Namun, mendapati anak sedikit demi sedikit bisa melafazhkan dengan benar, bahkan bisa memuraja'ah mandiri full satu surah itu luar biasa bagi saya dan suami, masyaa Allah.

Moment muraja'ah biasa saya lakukan ketika menemani jelang tidur putri 3A hafizhah kami. Sambil menyusui Afra', Asma' dan 'Aisyah melanjutkan potongan ayat yang biasa saya bacakan awalnya. Memuraja'ah  pun tak serta merta kami paksakan. Kerap kali Asma' dan 'Aisyah meminta lebih awal untuk mengaji sebelum tidur. Sesekali saya akan mengoreksi bila ada potongan ayatnya kurang sempurna, atau huruf-huruf yang tidak sesuai pada tempatnya. Benar-benar seru dan menikmati muraja'ah anak dengan beragam tantangan, masyaa Allah.

Di antara keseruan itu, terselip rasa kantuk yang tak tertahankan terutama pada saat menyusui. Bersyukur karena ada alarm dari duo-A hafizhah yang bisa 'protes' dengan cara menagih untuk dibacakan Al Qur'an setelah dibacakan shirah nabi. Masyaa Allah.. Barakallaahu fiikum.


#BasmahThariq
#Day7
#Tantangan10Hari
#Level3
#KuliahBunsayIip
#FamilyProject
[ Read More ]

20 Agustus 2017

Silaturahim bersama Tetangga

Posted by Basmah Thariq at 23.17.00 0 comments
'Aisyah dan Asma' sepulang dari Majelis Ta'lim :)

Alhamdulillaah kami selalu dipadati dengan jadwal silataurahim keluarg a dihampir weekend, terutama mertua saya. Mereka selalu mengunjungi anak dan cucu-cucunya. 

Hal yang berbeda pada pekan ini adalah diadakannya majelis ta'lim yang untuk kali pertama  di komplek tempat kediaman kami.


Mendapati undangan majelis ta'lim melalui suami pada sebuah pesan via WhatsApp. Tanpa berpikir panjang, kami pun mengiyakan untuk berusaha bisa menghadiri pengajian tersebut. 

Salah satu tujuan ingin menghadiri majelis ta'lim ini pun agar bisa menjalin silaturahim antar tetangga tentunya. Mengingat kondisi lingkungan perumahan kami yang kebanyakan mahasiswa dan karyawan. Sehingga terlihat pagi hingga sore hari suasana perumahan terlihat begitu sepi. Tidak pada suasanan umumnya yang dipadati anak-anak bermain di sekitar rumah. Di tambah dengan setiap pagar rumah berdiri cukup tinggi sehingga kebanyakan kami tak kenal satu sama lain.

Kesempatan ber-silaturahim ini pun menjadi agenda bagi kami sekeluarga  termasuk para tetangga yang selalu 'disuarakan' via WhatsApp grup perumahan untuk bisa mengadakan pertemuan. Sejatinya moment pertemuan ini bukan mengharuskan agar terkesan banyak teman, terlihat gaul dan bisa eksis di mana-mana setiap kali bertemu. Tapi makna silaturahim yang ingin kami bangun antar keluarga, tentunya pada tetangga karena mereka yang paling dekat dengan tempat tinggal kami. Sekaligus membangun jiwa sosial kepada anak-anak dalam hal ini memperkenalkan adab-adab bertetangga.

Jujur, bagi saya, majelis ta'lim di kediaman kami ini baru dirintis, sehingga saya dan suami begitu excited tadi. Sampai pada waktu yang telah ditentukan, kami begitu khawatir untuk datang terlambat. Padahal jarak rumah kami dan rumah yang kami kunjungi terbilang sangat dekat. Hehehe... *Maklum, anak rumahan...

Harapan kami ke depannya, semoga kegiatan-kegiatan ini bisa dirutinkan. Aamiin..

#BasmahThariq
#Day6
#Tantangan10Hari
#Level3
#KuliahBunsayIip
#FamilyProject
[ Read More ]

19 Agustus 2017

Coloring By Asma'Aisyah

Posted by Basmah Thariq at 23.02.00 0 comments
Aktivitas pre-writing untuk duo-A hafizhah kami adalah menggunting, menempel dan mewarnai. Ketertarikan pada ketiga aktivitas tersebut itulah yang membuat saya membuatkan kegiatan yang terbikang mendadak.

Asma' mulai mengenal warna-warna tanpa kami dikte. Melalui proses yang ia lalui dengan selalu bertanya itulah secara tidak langsung terekam dalam memorinya tentang warna.

Saya dan suami pun mulai mengizinkan Asma' menggunakan gunting 'sesungguhnya' walau masih tetap dalam pengawasan. Mengingat ada 'Aisyah yang masih belajar memegang gunting.

Selain itu, ketertarikan pada aktivitas menempel itu berawal dari label-label harga yang tercatut pada benda-benda yang kemudian duo-A hafizhah kami seringnya melepas satu per satu tempelan label harga tsb.

Sehingga ketertarikan pada kegiatan yang berkaitan ketiganya; menggunting, menempel, dan mewarnai akhirnya saya mencoba meng-cover dalam satu kegiatan.

Awalnya, duo-A hafizhah kami belum mengerti karena saya menyiapkan bahan-bahannya ketika mereka ada di hadapan saya. Saya pun menggunting sebagian kertas warna yang telah dipilih oleh duo-A kami. Kemudian meminta pada mereka untuk me-lem pada kertas yang telah saya gambarkan bentuk kotak dan lingkaran. Berlanjut pada duo-A hafizhah untuk menempelkan kertas warna pada gambar yang telah saya gambar pada buku masing-masing.

Sejauh ini, saya melihat Asma' mulai mampu duduk dan fokus sekitar 10 menit bahkan lebih di usianya yang baru 4 tahun. Sedangkan 'Aisyah baru hitungan 3 menit, ia mulai menunjukkan kebosanan pada aktivitasnya. Ia pun mulai mencari kegiatan lain dengan kembali menggunting kertas warna lain, atau sesekali me-lem kertas gambarnya sesukanya.


#BasmahThariq
#Day5
#Tantangan10Hari
#Level3
#KuliahBunsayIip
#FamilyProject
[ Read More ]
 

Bianglala Basmah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea