27 Juli 2017

Pelajaran Agama

Posted by Basmah Thariq at 00.02.00
Ummi: "Asma' suka bunga?"
Asma': "Iya, suka bunganya.."
Ummi: Kalo gitu, diliat-liat saja ya.."
Asma': "Kenapa diliat-liat saja, Ummi?"
Ummi: "Supaya bisa tetap tumbuh."
Asma' yang sedang mengamati bunga
Asma': "Kalo Asma' petik?"
Ummi: "Nanti bunganya keliatan cantiknya cuma sebentar."
Asma': "Kenapa Ummi?"
Ummi: "Karena nanti bunganya kering.
Asma': "Kar(e)na?"
Ummi: "Bunganya udah gak sama2 di batang ini yang ada akarnya. Kan dipetik.
Asma': "Kenapa?"
Ummi: "Karena bunga juga butuh makan kayak Asma'. Asma' makan lewat mulut. Kalo bunga lewat akar dan batang yang nempel di tanah.. (Sambil nunjuk ke arah batang dan tanah) Akarnya gak keliatan, karena di dalam tanah."
Asma': "Yang ada pasir-pasirnya? (menunjuk tanah)
Ummi: Iya.. (Duh, si emak ini udah deg-degan buat hati2 jawab "kenapa-kenapa"nya Asma') Jadi makannya itu lewat air yang disiram ke tanah. Nanti diserap sama akarnya masuk ke batang atas izin Allah.. Asma' biasa liat abi siram tanah yang ada bunga2nya kan di depan rumah?"
Asma': "Iya. Masyaa Allah. Tapi, tapi Ummi, kenapa atas izin Allah?"
Ummi: "Karena.. Allah yang ciptakan bunga ini seperti Allah ciptakan Asma', 'Aisyah, Afra', Abi Ummi. Berarti kalo Asma' saja makan, si bunga pun butuh makan. Dan semua dari Allah.." (berlanjut dengan banyak cerita yang tak bisa saya rekam kata demi katanya Asma')

Kaki 'Aisyah
Sedang seru menjawab pertanyaan Asma', tetiba 'Aisyah datang dengah langkah yang mengarah pada bunga tsb, "Injak.. Injak.." Ucap 'Aisyah dengan polos.

Tanpa diberi aba-aba, Asma' menahan 'Aisyah yang hampir saja siap menginjak bunga itu. "Jangan 'Aisyah. Nanti bunganya cantiknya sebentar karena rusak.."

'Aisyah pun menghentikan niatannya dan bertanya pada saya, "Apa ini Ummi?"

"Apa ini 'Aisyah?" Karena saya tau, 'Aisyah sudah mengenal tumbuhan, maka saya balik bertanya.
"(B)unga.. (B)unganya 'Aisyah." kata 'Aisyah 

Sedang mengajarkan anak untuk tidak memetik tanaman secara sembarangan. Mengingat tanaman, terutama pada bunga terlihat menarik bagi Asma’ dan ‘Aisyah untuk dipetik. Bagi saya, boleh memetik tanaman bila diperlukan. Kalau sekadar hanya untuk dipetik karena dianggap cantik dan merusak lebih baik jangan. Dan semoga duo-A hafizhah bisa mengerti tentang secara bertahap.
Di setiap kesempatan ketika keluar rumah, melihat tanaman yang terdapat bunganya, Asma’ akan Tanya kepada saya, “Ummi, boleh?”
*

Alhamdulillah, ketika sekolah tak sebatas dalam petak ruang bangunan. Cukup beratapkan langit yang membentang dengan hamparan tanah dan rerumputan menjadi alas belajar kami. Semoga dengan semakin bertambahnya ilmu, semakin bertambahnya pula keimanan kami pada Rabb, Allah 'Azza wa Jalla.

Ketika isu yang sempat merebak tentang mata pelajaran Agama akan dihapuskan, para HS-ers berazzam akan mengemas semua mata pelajaran apapun dalam iman. Sains bersama Iman. Matematika dan Islam. PKn dalam perspektif Islam. Ah, pokoknya semua dalam balutan Iman dan Islam. Seru kan? ~Bangeet, masyaa Allah. Jadi gak akan ada lagi keluhan dari siswa/i nantinya, kalo belajar agama bawaannya ngantuk. Belajar agama membosankan. Belajar agama itu masuk telinga kanan keluar telinga kiri. *Ya kan? Ya kan?* Jadi, buat mereka yang berambisi ingin memandamkan cahaya Allah, silakan saja. Hapuskan mata pelajaran Agama yang hanya dua jam itu. Sebagaimana 'ia' menghapus sepi dalam kesendirianku.. :p
*efek banyak undangan berdatangan #kemudiantulisaninidiboikot

Btw, tetap berucap: Laa haula wa laa quwwata illaa billaah~~ 

#BasmahThariq
#Day7
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

 

Bianglala Basmah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea