
Ada upaya dari kami, saya dan suami untuk tidak membanding-bandingkan keduanya. Mengingat setiap anak adalah unik. Mereka berkembang dengan segala keunikannya masing-masing. Maka membandingkan antara si kakak dengan si adik akan menumbuhkan persaingan, atau lebih dikenal dengan istilah rival siblings.
Sekecil apapun yang dilakukan oleh putri kami, maka kami mengupayakan penghargaan setinggi-tingginya. Dan tidak menyebut kekurangan anak tersebut di hadapan saudaranya. Berusaha tidak membandingkan, terlebih menyudutkan yang akan menjatuhkan harga diri dan kepercayaan anak.
Semisal menghindari kalimat:
"Ayo, habisin makanannya 'Aisyah. Itu kakak Asma' udah habis nasinya."
Mengganti dengan menggunakan kalimat:
"'Aisyah, makanannya dihabisin nak. Wa laa habbah*. Ada berkah di sisa makanan terakhir."
Sejauh ini alhamdulillaah mendapat respon dari anak-anak yang bersegera mengikuti instruksi yang membangun. Tanpa ada yang disudutkan maupun dilukai. Dan semoga lisan kami selalu Allah mudahkan dalam berujar kebaikab dengan penuh hikmah.
#BasmahThariq
#Level7
#Tantangan10Hari
#Day6
#KeluargaBintang
#KuliahBunsayIIP
*tak sebiji = tidak bersisa