22 Desember 2017

Math with Iman (Part 3)

Posted by bianglalabasmah at 12/22/2017 11:52:00 PM 0 comments

Alhamdulillah, Asma' dan 'Aisyah sudah lama bisa menyebutkan angka 1-10. Memperkenalkannya bukan sebuah kesengajaan. Hanya cukup menyebutkan secara berulang ketika hendak melakukan sesuatu. Kemudian menjadi kebiasaan yang tanpa kami sadari, mereka sudah merekam dengan baik dan hafal secara berurut.

Berawal dari senang bertanya, maka saya buatkan angka 1-9. Kemudian memperkenalkan simbol angka satuan. Sesekali diajak menebak simbol angka, menentukan jumlah, dan sebagainya. 







Setelah mengenal simbol angka yang dilakukan sebelumnya, Asma' masih perlu dikuatkan dengan permainan yang melekatkan angka dengan sekitatnya. 


πŸ“ŒBerapa mata Asma'?
πŸ“ŒAda berapa kaki/tangan Asma'?
πŸ“ŒAda berapa buku Asma'?
πŸ“ŒAda berapa boneka helloki**nya Asma'?
Dst

Jawabnya bisa menyebutkan angka sekaligus menunjukkan simbol angka yang dimaksud.

Yang paling saya suka itu ketika ditanya, 

πŸ“Ada berapa rukun Iman? 

πŸ“Ada berapa rukun Islam?

Yang paling seru ketika ditanya,
πŸ“Asma' mau punya adek berapa?



Dan ia menginjakkan kaki pada foto tsb. πŸ˜†πŸ˜† Sembari menjawab, "Seperti adek Ahmad, Ummi naah.. In syaa Allah." Kids jaman now, masyaa Allah.. Edisi mujahidah mendambakan saudara yang mujahid ya.. 





Setelah cukup mengenal angka 1-9, Asma' pun perlu tahu tentang jumlah benda.pada angka tersebut. Sesekali mendrngarkan coletah Asma' yang sedang membagi stik es kri.nya ke dalam kotak-kotak. "Asma mau' kasih stik esnya dua untuk di sini." Ujarnya sambil menata stik di kotak tegel yang ia maksud.

Barakallaahu fiik ya kak.. Selalu ada cara yang menarik untuk dipelajari.😊😊😊 





Buat #busybook ini dari zaman kapan, tapi belum kelar-kelar juga. Berhubung momen tugasnya berkaitan ini, saya pun mengeluarkan busybook ini yang sudah dinantikan lama oleh duo-A hafizhah.

Betapa bahagia keduanya masyaa Allah sampai berebut ingin buat pizza, kata Asma'Aisyah. Eits, topping pizzanya harus disesuaikan dengan angkanya ya kakak Asma'Aisyah. "Kenapa?" Tanya 'Aisyah.

"Supaya nanti Asma'Aisyah tau, kalo pizzanya ada potongan tomatnya yang sedikit, ada juga yang banyak.. "
"Pake lombok (sambal) duda (juga)?"
"Iya kalo mau. Tapi nanti 'Aisyah kepedesan. Ssh.. Ssh begitu.Makanya Ummi cuma pake tomat aja. Dihitung ya nak.."πŸ˜„πŸ˜„ 





Alhamdulillah, salah satu kesyukuran terbesar kami memutuskan #homeeducation 3A hafizhah di rumah. Belajar menjadi fitrah anak sejatinya yang bisa tumbuh tanpa ada paksaan. Datang berawal dari ketertarikan, keinginan, kebiasaan, dan sampai keteladanan.

Sambutlah!
Seperti sebelumnya, kami telah mengenalkan simbol angka dan jumlah stick angka bila disandingkan pada benda. Saat saya sedang santai menemani Afra' belajar duduk dan berdiri, tetiba Asma' mengeluarkan angka-angkanya dan mengurutkan secara mandiri sambil menyebutkannya. 

Masyaa Allah, jadilah pembelajar yah nak. Meski ruang kelasmu tak bersekat. Di setiap sudut ruang dan waktu ada kesempatan untuk belajar nak. Ambillah ilmu untuk menambah kebaikan dan ketaatan di hadapan Allah yah.. Barakallaahu fiik 😊😊 








Saat ini, berupaya mengenalkan Rukun Islam dan Rukun Iman serta menyebutkan jumlah rakaat shalat secara rutin. Perlu? Iya.

Buatlah anak-anak lebih kenal Rukun Iman dan Islam. Bila perlu, jadikan senandung di keseharian anak-anak terutama 0-7 tahun. Karena fase ini, mereka merekam dangat baik. Setelah 7 tahun, memasuki fase tamyiz, berikan pemahaman secara bertahap. Sisipkan dalam mata pelajaran matematika kehidupan 😊. Saya suka sampaikan pada Asma' dan 'Aisyah, atau melapor tepatnya πŸ˜…πŸ˜…bila hendak shalat, "Ummi mau shalat Subuh, ada dua rakaat."

"Syahadatain itu dua kalimat syahadat."

"Shalat itu Rukun Islam yang kedua."

"Iman kepada Allah itu yang pertama. Jadi kalo Asma' lagi sakit, minta sama Allah dulu. Berdoa. Baru sama Abi Ummi.."

Begitu pun suami saya setiap akan ke masjid, berusaha pamit ke anak-anak dan menyampaikan shalat apa dan berapa jumlahnya. Gak masalah bagi kami, mereka saat ini mungkin belum paham, tapi memfamiliarkan akan membantu memudahkan bila kelak mereka mulai menyadari akan hal tsb.

Maka, bagi kami sebagai orangtua, belajar agama itu gak mentok hanya shalat kita yang sudah in syaa Allah rutin dilakukan. Puasa udah terlaksana. Zakat pun demikian. Bukan sebatas itu. Luaaaas masyaa Allah. Islam rahmatan lil 'aalamiin. Bisa masuk di setiap lini kehidupan.







'Aisyah yang serba dua dalam hal menjawab. Maka saya selalu mengajukan pertanyaan padanya yang jawabannya akan sama dengan realitanya. *bahasa apah ini..?* Jadi, pertanyaannya bisa begini:
U: Berapa Allah ciptakan mata untuk adek Afra'?
A: Dua.
U: Coba tolong ditunjuk mana mata adek Afra'!
A: Ini. Satu. Dua.
U: Masyaa Allah.. Terus, ada berapa kaki Ummi yang Allah ciptakan?
A: Ada dua.
U: Mana coba? Tolong ditunjuk?
A: Ini kaki Ummi. Satu kanan, satu kiri.
U: Masyaa Allah. Barakallaahu fiik kakak ' Aisyah.. Dst


[ Read More ]

13 Desember 2017

Math with Iman (#Part2)

Posted by bianglalabasmah at 12/13/2017 09:47:00 PM 0 comments
'Aisyah dalam banyak hal termasuk lincah dan gesit masyaa Allah. Termasuk ketika makan dan minum, ia paling bersegera menghabiskannya. Tanpa berpikir panjang, cemilan yang menjadi bagian dari rutinitas duo-A hafizhah kami, membuat saya kerap berdecak kagum ketika cemilannya habis sedang kakaknya, Asma', masih menikmati makannya sesuap demi sesuap. Subhaanallaah..

Berhubung saya membatasi cemilannya hanya dua kali tambah, 'Aisyah pun tak lagi meminta kepada saya. Namun ia tak kehabisan akal, masyaa Allah. Ia mendekati kakaknya, Asma', dan minta disuapkan. Asma' yang merasa cemilannya sisa tak seberapa lagi di piringnya menghentikan aksi menyuapi adeknya. "Sudah 'Aisyah naah.. Nanti habis corn fla**snya Asma'. Asma' belum banyak makannya."

Saya hanya memerhatikan dari kejauhan duo-A hafizhah ini. Kemudian Asma' menghampiri saya, "Ummi... nahabiskan corn fla**snya Asma' sama 'Aisyah (Corn fla**snya Asma' dihabiskan sama 'Aisyah)."

"Alhamdulillaah.. Masyaa Allah sekali kakak Asma' mau berbagi ke adek. In syaa Allah gak berkurang rezekinya Asma' karena sudah mau kasih ke 'Aisyah."
"Tapi Asma' masih mau. Masih sedikit makan corn fla**snya Asma'. 'Aisyah banyak. Dua kali tambah. Minta juga sama Asma'."
"Jadi berapa kali makannya 'Aisyah?" Tanya saya dengan menahan tawa melihat Asma' mengangkat jari-jarinya. *duh, ya Allah.. Mirip siapa ini? Perhitungan bangeeet dirimu..
"Banyak sekali makannya 'Aisyah. Masyaa Allah."
"Asma' juga masyaa Allah. Banyak berbagi. In syaa Allah tidak mengurangi apa yang Asma' beri. Meski habis corn fla**snya Asma' sekarang."
"Jadi?" Asma' bertanya.
"Alhamdulillah masih ada nasi di rice cooker. Ada ikan, ada sayur di meja makan. Alhamdulillaah..." Jawab saya.
"Rezekinya Asma' bukan hanya corn fla**s saja. Makanya bersyukur saja apa yang ada ya kak.. Alhamdulillaah.. Jazakillaahu khaer juga udah mau berbagi."


#MathWithIman
#BasmahThariq
#Tantangan10Hari
#Day3
#GameLevel6
#MathAroundUs
#ILoveMath
#KuliahBunsayIIP
[ Read More ]

Math with Iman (#Part1)

Posted by bianglalabasmah at 12/13/2017 09:40:00 PM 0 comments
Aktivitas Mengaji Setelah Shalat
Asma: "Ummi, sudah habis corn fla**s-nya Asma'?"
Ummi: "Alhamdulillah, masih ada di lemari dapur."
Asma': "Banyak?"
Ummi: "In syaa Allah masih ada. Asma' kemarin liat Abi Ummi beli berapa?"
Asma': (Sambil mengingat) "Ng... Tiga." (Sambil nunjuk kemasan box corn fla**s yang Umminya demen koleksi buat bebikinan entah akan jadi apa nantinya.)


Berselang beberapa waktu kemudian, setelah cemilannya habis di mangkok duo-A hafizhah.
'Aisyah: "Ummi, habis komplek (baca: corn fla**s)-nya Aisyah." (Datang menghampiri saya sambil memperlihatkan mangkuk di tangannya)
Ummi: (Melihat mangkuk yang dibawa 'Aisyah )"Habis? Masyaa Allah.. Bilang apa kalo habis kakak 'Aisyah?"
'Aisyah: "Alhamdulillaah." (Sambil bergelayut di pundak saya). "Ummi, Aisyah mo tambah" (Menyodorkan mangkuknya yang kosong)
Ummi: (Sejak awal sudah saya duga. Saya hanya tersenyum menatap mimik memelasnya 'Aisyah.) "Sudah ya.. Tadi sudah tambah kan? Berapa kali nambahnya?"
Asma': (Datang mendekati saya dan 'Aisyah)"Sudah dua kali 'Aisyah nambah. Asma' baru satu." (Celetuk Asma'. Rupanya ia memperhatikan adiknya.) "Nanti habis, 'Aisyah. Asma' belum makan 2 kali."
'Aisyah: "Nanti, nanti, nanti 'Aisyah berdoa sama Allah. Supaya Abi Ummi belikan komplek kalo habis."
Asma': "Ayo 'Aisyah! Berdoa dulu kalo gitu. Ya Allah mudahkan Abi Ummi, belikan corn fla**s untuk Asma' Aisyah." (Menyimpan mangkuknya, kemudian menengadahkan kedua tangan untuk berdoa.)


Menyaksikan kepolosan keduanya yang masyaa Allah membuat saya malu terhadap diri sendiri. Maafkan kami nak. Bukan kami enggan memberimu lebih. Tapi ada banyak yang ingin ummi sampaikan kepada kalian, bagaimana makan secukupnya, mensyukuri apa yang telah diberikan, dan meneladani kehidupan Rasulullah shallallahu 'alaihiwasallam.

Perihal memahamkan iman dengan sederhana kepada anak, perlu ilmu dan amalan yang terus mengajarkan diri sendiri sejatinya. Saya hanya menyimak pembicaraan duo-A hafizhah kami sambil terus menderaskan doa dalam hati. Mampukan kami ya Rabb. Untuk terus memupuki iman Islam di hati mereka. Aamiin.

#BasmahThariq
#Tantangan10Hari
#Day2
#GameLevel6
#MathAroundUs
#ILoveMath
#KuliahBunsayIIP

[ Read More ]

Math Around Us

Posted by bianglalabasmah at 12/13/2017 09:36:00 PM 0 comments
Sengaja meletakkan baju-baju putri hafizhah kami di atas meja ruang tamu setelah saya menyetrikakannya untuk mudah diambil oleh duo-A hafizhah kami. Setelah bebersih dari kamar mandi, Asma' pun mendekati meja yang saya tunjukkan untuk bersegera memakai baju.

"Ayo kak! Dipake bajunya. Malu keliatan auratnya.." Ajak saya.
Dengan sumringah, ia mendekat dan mencari bajunya. "Mana bajunya Asma'?" Belum sempat dijawab ia pun meraih baju yang ia kenali sebagai miliknya.
"Ummi, banyaknya bajunya masyaa Allah.." Ungkap Asma' senang.
"Ada berapa bajunya kah di atas meja?" Tanya saya yang ikut mendekat karena membantu 'Aisyah mengenakan baju.
"Hm.. ada dua." Jawabnya cepat.
"Oh ya kah? Ada dua? Coba dihitung lagi.." Pinta saya memberikan kesempatan pada Asma' untuk meyakinkan jawabannya tsb.
"Satu, dua, tiga." Tangannya pun menunjuk satu per satu baju sambil berhitung.
"Jadi, ada berapa bajunya, kak?"
"Ada tiga.."
"Banyak ya.. Bilang apa kalo begitu?"
"Masyaa Allah dan alhamdulillaah.."


Saya pun tersenyum sambil mengusap rambut Asma' yang masih basah. "Masyaa Allah dan Alhamdulillah juga untuk kakak Asma' yang udah bisa berhitung. Barakallaahu fiik ya nak.. Selalu bersyukur atas nikmat Allah."

Mari menstimulasi mereka dengan iman. Menyisipkan di setiap aktivitas anak dengan iman, agar mereka tumbuh menjadi hamba yang taat. Wallaahu a'lam.

#BasmahThariq
#GameLevel6
#Tantangan10Hari
#Day1
#ILoveMath
#MathAroundUs
#KuliahBunsayIIP

[ Read More ]
 

Bianglala Basmah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea