23 Maret 2012

Cerita dari si Binder

Posted by bianglalabasmah at 3/23/2012 08:59:00 PM
Binder ber-hardcover krim kecoklatan bertabur motif hati..
(motif rasa, kata seseorang..) ˇ) ~Sigh!

Menurutku, ini terkesan terlambat untuk memutuskan menggunakan binder sebagai tempat segala catatan di saat memasuki semester 6 yang kulakukan saat ini. Ketika teman-teman kelasku justru sejak awal semester hampir seluruhnya menggunakan binder. Meski baru menjalani pertengahan semester 6, binderku mulai berisi. Terlihat ada sejumlah catatan mata kuliah semester 6, ada resume tarbiyah, ada absensi kajian adik-adik di salah satu sekolah menengah kejuruan, ada selembar kolom pembayaran kas kelas di kampus, ada catatan acak musyawarah, ada beberapa artikel kependidikan sekolah dasar yang ter-print out dalam bentuk kertas binder, ada tata bahasa Korea dan Jepang, dan yang tak pernah terlupakan adalah tulisan-tulisan “sudut hati” yang belum disempurnakan.
Di balik cover binder, tertulis kata “Basmah” sebagai nama kepemilikan yang kubuat dari kain flannel dengan hiasan bunga. Menjumpai halaman pertama, hampir tepat di pertengahan pada lembaran putih bertuliskan kaligrafi “Bismillaahirrahmaanirrahiim” dengan tinta hitam hi-tech sebagai permulaan kegiatan menulis untuk lembar-lembar selanjutnya. Kemudian, lembar kedua tercantum “my weekly”, kegiatan yang kulakukan rutin tiap pekannya.
“Tumben, Bas.. warnanya nggak biru?” Tanya seseorang beberapa waktu lalu dengan nada setengah protes ketika menjumpai binderku.
Aku pun memerhatikan binder tersebut, tak sedikitpun ada torehan biru di cover sebagaimana di atribut lain yang kugunakan. “Tau aja kalo orang ini suka biru..” Jawabku dengan penuh senyuman. “Tapi, kalo bindernya cantik kayak gini, gak masalah kok..” Lanjutku sambil memeluk erat binder tersebut. (ˆoˆʃƪ)
Di balik binder-binder yang ku punya saat ini, ada cerita menawan untuk selalu ingin menjaganya. 
Beberapa tahun sebelum hijrah ke Indonesia, memiliki binder adalah sebuah cita-cita. Mulanya aku dikenalkan dari beberapa teman yang menjadi murid pindahan dari Indonesia ke SIJ (Sekolah Indonesia Jeddah) karena ikut orangtuanya yang bertugas. Binder yang terlihat menarik dan praktis untuk banyak catatan bebas, membuatku ingin memilikinya. Tapi sayang seribu sayang, negeri tempatku tinggal ini tidak menjual binder sebagaimana yang dimiliki oleh teman-temanku. Padahal sudah mengelilingi sejumlah toko buku setempat. (́_̀)
Alhasil, untuk memilikinya kali pertama, aku harus memesan sana-sini melalui orang-orang yang akan pulang atau pergi ke Indonesia walau selalu nihil. Karena orang-orang yang dititipi pesan tersebut tidak sempat membeli (atau mungkin tidak tahu menahu) tentang binder yang kuinginkan. Sampai akhirnya, sebuah lomba se-Indonesia Internasional yang mengikutsertakan timku menembus ke Jakarta. Inikah yang dinamakan s-e-s-u-a-t-u banget? (‾ε‾“)
Waktu itu, masih SMP kelas 2, terlibat pada Lomba Penelitian Ilmiah Remaja yang diadakan di Jakarta atau LPIR pada tahun 2005. Lomba yang mengantarkan pada satu harapan, memiliki binder. (/'-')/ Sekalipun binder bukanlah yang menjadi tujuan utama mengikuti lomba. (¬˛¬)
Jika saat ini aku telah mengoleksi 3 binder, bahkan begitu mudah mendapatkan binder dengan segala jenis, bentuk dan fungsinya, rupanya cerita lalu mengantarkan pada sebuah sensasi yang berbeda. Dan itu membuatku selalu berucap syukur atas apa-apa yang telah bisa ku raih dari jerih payah. Fuih!! (˘.˘"ƪ) Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamiin… 
Sambil membuka kembali binder perdanaku yang warnanya mulai memudar, kalian harus tahu, perasaan ini tak kan pernah pudar walau sedemikian jarak masih merentangkan kita. Jika bukan di dunia ini pertemuan yang kita tunggu, semoga Allah mempertemukan kita di tempat terindah, syurgaNya kelak. Allaahumma aamiin.. 

Hm, gak terasa sudah memasuki tahun ke 6 di Indonesia..

12 comments

24 Maret 2012 pukul 11.58

hohohoho...kalau binderku kayaknya udah lama hilang ditelan bumi~...

29 Maret 2012 pukul 14.03

kunjungan ..
salam sukses selalu ..:)

3 April 2012 pukul 17.22

bindernya kak basmah sepaket dgn punyaku,, si "sweet house" ^_^..

masyaAllah,, ternyata si binder punya kenangan tersendiri buat kak basmah... susahpayahmencarisibinder! >.<

7 April 2012 pukul 23.10

burung pipitku...

10 April 2012 pukul 08.54

terimakasih gan atas infonya

10 April 2012 pukul 09.22

Teruslah menulis.
Rekam lembaran-lembaran kisahmu..
"menulislah" di hati murid-muridmu..
Siapa tahu, bisa jadi cerita penuh senyum untuk generasi selanjutnya. :)

12 April 2012 pukul 12.55

kunjungan gan .,.
bagi" motivasi
kesuksesan tidak akan mendatangi anda, kecuali anda mengejarnya.,.
si tunggu kunjungan baliknya gan.,

13 April 2012 pukul 21.11

@farid maricarckck, masyaAllah.. bisa dapat gantinya dr jepang kayaknya, rid!

13 April 2012 pukul 21.12

@outbound training di malang sama-sama :)
~maaf baru ngblog lagi..

13 April 2012 pukul 21.15

@○● nurul athifah ●○hihi.. tau aja, "sweet house".. kembaran nih..
iya, butuh perjuangan untuk meraihnya.. ^^

13 April 2012 pukul 21.17

@Obat Berbagai Macam Luka sama-sama. makasih udah berkunjung :)

13 April 2012 pukul 21.21

@Arya PoetraAamiin.. Syukran untuk kunjungannya kak.. dan motivasinya juga.. ^^

Posting Komentar
 

Bianglala Basmah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea